
REALITAS di dunia pendidikan kita tiap tahun ajaran baru atau pergantian kurikulum siswa disibukkan dengan buku-buku baru yang ditawarkan guru (pihak sekolah). Tentu saja ini berimbas pada orangtua murid. Hampir setiap tahun ajaran baru maupun pergantian semester, orangtua dipusingkan oleh banyaknya sumbangan ditambah beban biaya pendidikan untuk membeli buku yang (selalu dikatakan) sesuai dengan mata pelajaran baru.
Penawaran>small 0< buku secara langsung kepada siswa-meski tidak ada paksaan-menyebabkan tambahan biaya pendidikan bagi orangtua. Sementara itu, buku pegangan yang sudah dimiliki siswa karena warisan dari kakaknya atau lebih dulu dibeli di toko buku tidak dapat digunakan karena tidak sama dengan buku